EVOLUSI RONGGENG GUNUNG DARI RITUS KESUBURAN KE PERTUNJUKAN HIBURAN

Array oleh Anis Sujana, STSI Bandung

Kata kunci: ronggeng gunung

Sumber pengambilan dokumen: Jurnal Panggung XVIII, 2001

Relasi:

Dibuat: 12 Maret 2007

Abstraksi

Tulisan ini berupa tafsir terhadap asal usul terbentuknya kesenian ronggeng gunung di Ciamis bagian selatan, kemudian secara ringkas menyajikan jejak-jejak perkembangannya dengan mengingat bahwa dalam perjalanannya yang cukup panjang diduga kesenian itu telah mengalami pergeseran fungsi dan bentuk. Tafsir itu ialah bahwa ronggeng gunung terbentuk dari kegiatan ritus. Hal ini didasarkan atas pengamatan terhadap segi segi geografis di mana kesenian itu hidup, corak budaya dan keper-cayaan masyarakat setempat, bentuk dan teknik pertunjukan, serta segi peristilahan. Fakta fakta itu kemudian dianalisis dengan memakai teori kebudayaan yang relevan, dan akhimya menghasilkan interpretasi bahwa ronggeng gunung berawal dari kegiatan ritus yaitu ritus kesuburan. Dalam perjalanannya ronggeng gunung mengalami perubahan fungsi. Perubahan fungsi ronggeng gunung bersifat evolutif: dari ritual menjadi pseudo ritual dan akhirnya profan. Tahap tahap perubahan fungsi itu pada gilirannya berpengaruh pula terhadap bentuk pertunjukannya.


n/a

Hak Cipta

Copyright (c) 2001 by Perpustakaan STSI. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Kontributor

herry_erawan@stsi-bdg.ac.id