Karya Tari Udagan

Artikel oleh Dhendi Firmansyah, Prodi Seni Tari STSI Bandung

Kata kunci: Karya Tari Udagan, Tayub

Sumber pengambilan dokumen: J 2014 MAK II

Relasi:

Dibuat: 27 Desember 2016

Abstraksi

Karya Tari Udagan menyampaikan pesan moral tuntunan hidup bahwa sebagai manusia jika mempunyai maksud dan tujuan harus konsisten agar tercapai yang diinginkan. Udagan berasal dari kata Udag yang artinya mengejar dan diberi imbuhan "an" menjadi Udagan yang mengandung arti sesuatu yang ingin dicapai.
Karya tari tersebut menggali sumber Tayub sebagai pijaka, sekaligus merupakan terobosan serta tawaran terhadap konsep pertunjukan Tayuban. Jenis kesenian tersebut seperti yang tercatat dalam sejarah, pada zamannya mengalami masa popularitas yang tinggi sehingga bagian dari pola/gaya hidup masyarakat, khususnya kaum menak.
Oleh karena itu mewujudkan karya tari Udagan tersebut, atmosfir tayuban digarap dalam warna baru dengan menggunakan metode penciptaan pendekatan tradisi. Melalui karya tari ini masyarakat diingatkan kembali kepada kehidupan tayuban yang saat ini hampir punah.


The dance work of Udagan conveys a moral messagae of life guidance that is as a human being if we have a goal and purpose we have to be consistent to achive as desired. The word of Udagan comes from Udag which means to chase and was given the suffix-an becames Udagan which implies the goal or purpose to be achieved.
The dance work digs Tayub as a refrence, as well as a breakthrough and an offer against the concept of Tayuban performance. The type of this art as recorded in history that in its day it has got period of high popularity so that it had become the part of the pattern/lifstyle of the people, especially the nobleman. Therefore, to realize the dance work of Udagan, the atmosphere of Tayuban has been created in the new color using traditional approaches creation. Through this dance work, the society is reminded to the life of Tayuban which is now almost extinct.

Hak Cipta

Copyright 2016 Institut Seni Budaya Indonesia - Bandung. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Kontributor

#