Sosioestetik- Patung Ruang Publik Kawasan Hunian Masyarakat Urban

Artikel oleh Gustiyan Rachmadi, Gustami,S.P, Suwastiwi Triatmodjo, ISBI Bandung

Kata kunci: sosioestetik, patung ruang publik, kawasan hunian, masyarakat urban

Sumber pengambilan dokumen: RJ 2015 PAN I

Relasi:

Dibuat: 26 Februari 2019

Abstraksi

Permasalah pokok penelitian ini, bagaimana patung ruang publik di kawasan masyarakat urban dapat bermakna secara estetik dengan memperhatikan aspek harmoni secara sosial, pragmatis, ekonomis, edukasi dan rekreasi. Sehingga patung ruang publik ini memiliki fungsi integratif bagi pengembang dunia usaha property maupun masyarakat penggunanya. Penelitian penciptaan karya seni ini, menawarkan konsep pengembangan dalam merekonstruksi pemaknaaan patung ruang publik yang berbasis pada keindahan lingkungan sosial kawasan hunian masyarakat urban. Kehadiran konsep yang tidak berhenti pada pemahaman keindahan secara visual saja, melainkan estetis secara sosial. Penelitian ini bertujuan menemukan dan menghasilkan model proses kreatif penciptaan karya seni patung ruang publik yang reliable, komprehensif dan holistik sesuai dengan teks dan konteksnya. Metode kajian Sosioestetik ini melalui beberapa tahapan -1- Eksplorasi -2- Eksperimentasi dan Improvisasi -3- Iluminasi -4- Presentasi dan -5- Evaluasi. Yang mencakup di dalamnya - ide, proses penciptaan dan bentuk penyajian. Gagasan serta konsep yang direduksi dari peristiwa pendukung yang menyertai, dituangkan dalam proses visual dan direpresentasikan dalam bentuk patung ruang publik di kawasan komplek perumahan SPP Bandung. Konstruksi proses kreatif penciptaan seni patung ruang publik ini diharapkan dapat mewakili sebagai salah satu model aplikasi estetika-sosial.


The main problem of this research is how the public space statue in urban areas can have an aesthetic meaning that focusing the harmony on the social, pragmatic, economic, education and recreation. So that the public space statues have integrative functions for the developers of property business and its users. This study was the creation of art works, offers an alternative concept in reconstructing the meaning of public space statue based on the beauty of the social environment in urban residential areas. The presence of a concept does not stop only at understanding the beauty visually but also aesthetic socialy. This research aims ti find and produce the creative process models of public space statue which are reliable, comprehensive and holistic in accordance with its text and context. Socio-aesthetic method has several stages -1- Exploration -2- Experimentation and Improvisation -3- Ilumination -4- presentation and -5- Evaluation. Which includes in it- idea, peruses the creation and form of presentation. The idea and concept that have been reduced from the accompanied events poured in the visual process and represented in the form of public space statue in the housing complex of SPP Bandung. Construction of the creative process of creating a public space statue is expected to represent as one of application model of social-aesthetic.

Hak Cipta

Copyright 2019 ISBI Bandung. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Kontributor

#