Lukisan Ivan Sagita -Makasih Kollwitz- -2005- dalam Sejarah Seni Lukis Modern Indonesia - Tinjauan Ikonografi dan Ikonologi

Artikel oleh M Agus Burhan, ISBI Bandung

Kata kunci: surrealisme, kematian, kontradiksi, eksistensi

Sumber pengambilan dokumen: RJ 2015 PAN I

Relasi:

Dibuat: 25 Februari 2019

Abstraksi

penelitian ini menganalisis karya seni lukis berjudul -makasih kollwitz- -2005-, yang dilukis oleh ivan sagita. Dengan menggunakan sejarah seni sebagai dasar pendekatan, selanjutnya pilihan teori utama yang dipakai adalah teori ikonograi dan ikonologi erwin panofsky. Metode penelitian sejarah meliputi, pencarian data di lapangan dan sumber-sumber pustaka, seleksi dan kritik data, analisis dan interpretasi data untuk menghasilkan sintesis, selanjutnya penyusunan historiografi atau laporan penelitian sejarah. Hasil penelitian ini berisi, deskripsi pra ikonografi yang menerangkan tahap awal aspek ide tekstual, yaitu menggambarkan sosok wanita tua renta mengambang di langit, terbaring dengan beralaskan rambutnya yang memanjang melampaui tubuhnya. Nenek itu sedang dalam proses kematian. Analisis ikonografi menjelaskan tentang tema dan konsep. Hal itu mengungkapkan tema fenomena kematian, dengan rujukan konsep dasar tentang kefanaan hidup dam nilai survival eksistensi kehidupan manusia. Interpretasi ikonologi menjelaskan nilai simbolis pada karya. Melalui pengalaman kejiwaan dan latar belakang sosial dan kebudayaan seniman, terungkap bahwa lukisan ini merupakan kristalisasi simbol tentang kontradiksi dalam eksistensi kehidupan manusia.


This research analyze the artwork entitled -makasih kollwitz- -2005-, painted by ivan sagita. By using art history as the basic approach, Erwin panofskys iconography and iconology theory as the appropriate choise. History research method followed with field data investigation, literature data, selection and critic, analysis and souce interpretation purposing to get the synthesis, continue with historiography framing. The outcome of this research were- pre iconography descriptions explained the early textual aspect idea, is describe a very old and descript lady floating on the sky, lying down on her long hair passed over her body. This old lady was in dying process. Iconography analysis explained about theme and concept. It tells a theme about death phenomenon and refers to the basic concept of transitoriness of life and survival value of human live existence. Iconology interprtation, explained the art woek symbolic value. Through the artist psycology experience and his social and cultural background, it express that this painting is a crystallization symbol of contradiction in human live existence.

Hak Cipta

Copyright 2019 Perpustakaan ISBI Bandung. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Kontributor

#